Kemana Sampah Kita?

Sebagai pengingat, sebelum membaca materi ini kita baca kembali ya postingan mengenai Carbon Footprints atau Jejak Karbon yang sudah kita bahas sebelumnya. Ok, sudah dibaca kembali? Baiklah kalau sudah dibaca kembali, kita lanjutkan membahas mengebai waste management ini. Sebelum terjun didalam dunia permaculture kami menganggap bahwa semua sampah yang dibuang ke TPA, akan dikelola dengan…

One Man’s Trash Is Another Man’s Treasure, Sebagai Salah Satu Metode Pengolahan Limbah

We are building our community workshop for minimum cost…because we only use barang bekas/bongkaran/second hand material for our building. Can we do that? Of course you can, there’s a lot of old buildings or new buildings that have an old furniture…trust us, all you have to do was ask politely and for several coorporation building,…

Prinsip Permaculture 12 – Creatively Use And Responds To Change

Pada akhirnya, sampailah kita kepada prinsip terakhir dan yang paling singkat, esmeralda…fyuhhh… Defenisi prinsip ini amat simple, kita harus kreatif dan cepat merespons perubahan yang ada disekitar, hubungannya ada di prinsip 1. Observe and interact. Permasalahan apa yang terjadi di area/lahan anda? Apakah sampah? Apakah kesuburan tanah? Apakah banjir, setiap daerah memiliki permasalahan yang berbeda,…

Prinsip Permaculture 11 – Use Edges And Value Marginals

The interface between things atau Antarmuka diantara hal-hal adalah tempat dimana peristiwa paling menarik terjadi. Hal ini seringkali merupakan elemen yang paling berharga, beragam, dan produktif dalam sistem. Prinsip kesepuluh adalah ‘Edges Effect’ atau ‘Efek Tepi’ – penggunaan pola tepi dan alami untuk mendapatkan efek atau hasil terbaik. Prinsip desain ini berkaitan dengan peningkatan keanekaragaman dan…

Use And Value Diversity – Food Diversity

ANCIENT GRAINS FOR FOOD SECURITY/KETAHANAN PANGANRevolusi hijau atau green revolution banyak mengakibatkan hal yang negatif di banyak daerah diluar pulau Jawa. Sebelum diadakannya revolusi hijau oleh pemerintah orde baru, kejayaan dan kekayaan kuliner Indonesia sudah jauh melampaui apa yang dapat kita bayangkan dari jaman kerajaan kuno nusantara. Kekayaan itu tercermin didalam variasi bahan pangan utama….

Prinsip Permaculture 10 – Use And Value Diversity

Keragaman mengurangi kerentanan terhadap berbagai ancaman dan dapat memanfaatkan sifat unik lingkungan tempat ia berada. Prinsip desain ‘Keberagaman’ cukup rumit, karena ia dibangun di atas beberapa konsep ekologis, yang pertama-tama harus kita pahami untuk sepenuhnya memahami ruang lingkup dan maksud dari prinsip ini. POLYCULTURE VS MONOCULTURE Salah satu elemen kunci dari prinsip desain keragaman Permaculture…

Prinsip Permaculture 9 – Use Small And Slow Solution

Sistem kecil dan lambat lebih mudah dilakukan daripada sistem besar, dapat memanfaatkan sumber daya lokal dengan lebih baik dan menghasilkan hasil yang lebih berkelanjutan. Solusi kecil dan lambat akan semakin penting di masa depan yang akan dibatasi oleh ketersediaan energi. Solusi besar dan cepat biasanya akan menggunakan lebih banyak energi dan memiliki biaya yang lebih…

Prinsip Permaculture 8 – Integrate Rather Than Segregate

Di satu sisi, prinsip permaculture ini telah menjadi permata yang paling berharga di antara prinsip desain lainnya. Mengintegrasikan daripada memisahkan adalah inti kehidupan, yang tanpanya hidup tidak bisa ada serta tidak memiliki makna. Dengan meletakkan hal-hal yang benar di tempat yang tepat, hubungan tersebut akan berkembang dan bekerja bersama untuk saling mendukung. Sayangnya masyarakat modern…

Prinsip Permaculture 7 – Design From Pattern To Detail

Prinsip ini akan erat berkaitan dengan prinsip ke 11. Dengan melangkah mundur ke prinsip 1. Observe and Interact, kita dapat mengamati pola di alam dan masyarakat. Hal ini merupakan tulang punggung dari desain. Simbol dari prinsip ini adalah jaring laba-laba. Setiap jaring laba-laba sebenarnya memiliki bentuk yang unik tergantung dari situasinya, namun pola umum universal…

Prinsip Permaculture 6 – Produce No Waste

Ini adalah point utama didalam permaculture, closed loop. Bukan lagi “less waste” tapi “no waste”. Ingatkan lagi memory anda mengenai jejak karbon dan etika permaculture. Permaculture itu bukan teknik mengolah limbah dengan beragam metode saja, tapi bagaimana caranya supaya kita tidak menghasilkan limbah. Kuncinya adalah REDUCE -> REUSE -> RECYCLE. Ini adalah urutan yang sakral…

Prinsip Permaculture 5 – Use And Value Renewable Resources And Services

Prinsip ini ERAT kaitannya dengan JEJAK KARBON. Harap segarkan dahulu ingatannya dengan membaca ulang mengenai jejak karbon di postingan mengenai jejak karbon. Permaculture design bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya terbarukan dengan sebaik-baiknya untuk menciptakan, mengelola, dan memelihara sistem dengan hasil tinggi. 1. Kurangi dan minimalkan jejak karbon anda. Caranya sudah ada detail dipostingan sebelumnya mengenai…

Prinsip Permaculture 4 – Apply Self Regulation and Accept Feedback

Berapa banyak yang kita butuhkan? Dalam ekosistem alami, setiap tanaman atau hewan menggunakan sumber daya sebanyak yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup dan berkembang. Kita manusia memiliki interpretasi dan tingkat ‘kebutuhan’ yang sangat berbeda. ‘Accept feedback’ adalah kuncinya. Kita diminta untuk mengamati dengan seksama dampak dari kebutuhan kita terhadap dunia dan menyesuaikan tindakan kita. Akibatnya…