Permaculture Approach 3 – Pest Management. Design For Diversity
Sudah berkali-kali praktek mengenai diversity ini kami posting dan jelaskan yaaaa, termasuk di beberapa postingan tepat sebelum postingan ini naik. Tidak ada masalah dengan luasan area, mau kecil, menengah, luas bahkan hanya dirooftoop. Diversity dapat dilakukan dimanapun. Silahkan ditengok lagi materi etika permaculture dan prinsip permaculture serta kalender penanaman yang sudah dibuat. Kuncinya begini, dalam…
Permaculture Design System 2 – User Needs. Multiple Function
Okey. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai penentuan zona permaculture, dan pembahasan ini hanya dapat dilanjutkan apabila anda sudah melakukan corat coret design zoning di area permaculture anda. Belum melakukan? Sok atuh silahkan buat orat oret design dulu sebelum kita lanjut. Bicara masalah multiple function, ada latar belakang yang harus dipahami terlebih dahulu, yaitu : Tidak…
Permaculture Approach 3 – Pest Management. Apa Saja Jenis Companion Plant?
Baca baik-baik detail yang ada di gambar, disana ada banyak companion plant yang disarankan untuk ditanam bersama. Is it real? Absolutely yes. Kami memilih pasangan yang ada digambar ini karena kami telah mencoba puluhan kombinasi bertahun-tahun, dan beberapa diantara gambar ini bagi kami secara personal memang hasilnya optimal. Namun, yang harus diperhatikan adalah, karena belum…
Permaculture Approach 3 – Pest Management. Apa itu Companion Plant?
Ingat, anda tidak akan dapat melalui chapter ini apabila belum selesai membuat kalender penanaman. Jadi pastikan kalender penanaman selesai dibuat terlebih dahulu. Apa itu companion planting? Companion planting merupakan sebuah kumpulan tanaman yang ditanam bersamaan agar dapat saling memberikan fungsi untuk mengoptimalkan hasil. Kenapa butuh companion planting? Companion planting memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai pest…
Permaculture Approach 2 – Water Conservation. Konservasi Air Dari Kebun
Bagian terakhir dari upaya konservasi air dapat dilakukan di kebun. Banyak hal remeh yang telah menjadi kebiasaan dikebun tanpa sadar merupakan salah satu cara untuk memboroskan air. Lakukan kebiasaan kecil dibawah ini demi keberlangsungan ketahanan air. 1. Jangan pernah menyiram pada hari-hari berangin dan disiang hari untuk mencegah penguapan yang berlebihan. Hal ini dapat menghabiskan…
Permaculture Approach 2 – Water Conservation. Konservasi Air Dari Kamar Mandi
Coba hitung berapa kali kita melakukan kegiatan mandi, mencuci muka atau tangan dan sikat gigi di wastafel serta kebutuhan pribadi di toilet? Pasti beberapa kali dalam sehari bukan? Apabila kita tidak melakukan kebijaksanaan dalam proses-proses diatas, dapat dibayangkan berapa ember atau galon air yang terbuang sia-sia. TIDAK PERCAYA? BUKTIKAN SAJA. Sisihkan waktu luang sehari saja…
Permaculture Approach 2 – Water Conservation. Konservasi Air Dari Dapur
Ada banyak pendekatan efisien untuk menghemat air didalam keseharian hidup, hal ini juga telah kami lakukan bertahun-tahun. Ingat, landasan Permaculture adalah kebijaksanaan bukan besarnya budget atau kerennya teknologi yang digunakan. Beberapa hal didapur yang anda selama ini tidak hiraukan atau anggap REMEH didapur adalah usaha BESAR untuk menyelamatkan air. Mencuci1. Jangan biarkan air mengalir dengan deras…
Permaculture Approach 2 – Water Conservation. Konservasi Air
Konservasi air adalah penggunaan dan pelestarian pasokan air secara cermat dan bijaksana. Dengan bertambahnya populasi manusia, ada ketegangan serius pada sumber daya air. Kelalaian manusia dalam menjaga kelestarian sumber mata air merupakan masalah besar. Terkadang hal seperti kekurangan pasokan air tidak akan terlalu dirasakan di kelompok urban atau perkotaan, uang berbicara untuk mendapatkan air. Lain…
Permaculture Approach 2 – Water Management. Metode Irigasi Tetes Botol
BOTTLE IRIGATIONApabila kita memiliki kebun kecil, irigasi botol adalah metode irigasi tetes lain yang berfungsi dengan baik. Kami melakukan hal ini ditahun-tahun pertama berkebun karena waktu itu kami masih bertempat tinggal di kota Bandung, sehingga kami hanya kekebun seminggu dua kali di kala weekend. Metode ini amat efektif bagi kami dalam mempertahankan dan merawat pepohonan…
Permaculture Approach 2 – Water Management. Metode Irigasi Tetes Bambu
BAMBOO DRIP IRRIGATIONSama – sama merupakan metode drip irrigation, hanya saja menggunakan batang bambu dengan berbagai ukuran atau diameter.Penggunaan bamboo irrigation dapat dilakukan apabila :– Kita ingin menghemat cost untuk pengeluaran pembelian alat irigasi tetes canggih seperti yang sudah dibahas sebelumnya.– Kita tinggal dekat dengan rimbunan atau hutan bambu, sehingga tidak perlu membeli atau mengeluarkan…
Permaculture Approach 2 – Water Management. Metode Irigasi Tetes
DRIP IRRIGATIONSistem irigasi tetes menggunakan air lebih sedikit daripada praktik irigasi tradisional. Ada beberapa alat irigasi tetes, baik dengan membeli satu set di toko pertanian yang sedikit agak mahal maupun dengan menggunakan metode tradisional menggunakan bambu.Sistem irigasi tetes meliputi:– Unit filter unit asupan air unit fertigasi (fertigasi – metode aplikasi pupuk).– Pipa utama garis tetesan…
Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Retensi Dan Distribusi Air
Setelah kita dapat menyimpan dan memanen air secara bijaksana, kita juga harus melakukan pendistribusian air secara bijaksana pula, ingat bahwa di dalam permaculture yang ditekankan adalah efisiensi, efektifitas dan optimalisasi. Permaculture BUKANLAH suatu metode yang menggunakan cara atau alat paling canggih atau terdepan dalam teknologi atau penerapan budget dan anggaran termahal, BIG NO. Permaculture adalah…